Arsitek Perubahan

Posted: Agustus 31, 2008 in Uncategorized

sdr sdri dan rekan milis batuhidup,..

Jika kita simak dengan baik didalam kitab Injil , Yohanes Pembabtis ternyata telah meninggalkan semua cara peribadatan atau penyembahan kepada Allah yang ada didalam perjanjian lama. Semua tata cara peribadatan yang pernah dilakukan oleh orang tua nya ataupun leluhurnya, termasuk dari nabi nabi yang pernah ada sebelum nya juga di tinggalkan nya. Yohanes -sebagai keturunan imam – tidak mengenakan pakaian imam, tidak melayani dibait suci , bahkan boleh dikata meleceh kan agama sebelumnya dengan mengenakan sesuatu yang dianggap najis oleh para leluhurnya.

Gimana pendapat sdr sdri dan rekan milis semua nya terhadap Yohanes ini ?? terhadap sikapnya yang boleh dikatakan membawa suatu pembaharuan atau perubahan yang besar ini ?? Dia berani melanggar sesuatu yang telah ada turun temurun, melanggar yang ditetapkan oleh para leluhur sebelum nya ?? Apa dia nggak kualat ?? atau justru sebaliknya dia orang yang hebat, yang kreatif yang didorong oleh semangat muda nya untuk menerobos rutinitas ?? atau adakah sesuatu lain nya yang menyebabkan dia bersikap demikian ?? Mari kita adakan riset sederhana aja ..

Sesungguhnya dialah yang dimaksudkan nabi Yesaya ketika ia berkata: “Ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya.” ( mat 3:3).

Ternyata Yohanes pembabtis memulai pelayanan nya kepada Allah di Gurun

berdasarkan nubuat. Jadi bukan karena kemauan nya sendiri. Hal ini juga menunjukkan bahwa tindakan Yohanes yang meninggalkan cara lama dan memulai sesuatu jalan yang baru bukanlah sesuatu yang kebetulan. Yohanes memperkenalkan aturan atau tat tertib perjanjian baru Allah karena di rencanakan Allah. Hal itu dikatakan Nya sebelum nya, lebih dari 600 tahun sebelumnya melalui nabi Yesaya. (40:3).

Semua itu menunjukkan bahwa Allah memang ingin memulai aturan atau tata tertib Perjanjian Baru Allah dengan cara yang mutlak baru.

Sdr sdri dan rekan milis… Yohanes meninggalkan hal hal dunia agama dalam perjanjian lama adalah karena dia melakukan kehendak Allah. Karena Allah memang ingin memulai sesuatu dengan cara yang baru. Yohanes bukanlah seorang yang berbuat sembarangan berdasarkan pikiran nya atau kemauan nya sendiri. Dia melakukan karena Allah memang merencanakan demikian. Yesus pun sewaktu di dunia ini tidak melakukan sesuatu berdasarkan diri nya sendiri. “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak. (Yoh 5:19)

Allah ternyata mempunyai suatu rencana untuk membangun sesuatu yang baru. Tetapi sungguh celaka kita malah tak tahu apa yang direncanakan Allah. Kita malah tak tahu apa yang di inginkan atau di dambakan Allah. Saya dulu malah cuman tahu, kalau orang Kristen itu akan masuk surga. Yah hanya itu. Sungguh keadaan yang kasihan.

Kita selama ini sungguh buta terhadap Allah dan rencana Nya dan hanya memikirkan diri sendiri saja. Bahkan ketika Allah memberikan Firman Nya , kita seringkali masih banyak opini atau pemikiran sendiri yang sepertinya lebih masuk akal dan lebih baik daripada Firman Tuhan. Betapa kisah Yohanes yang dengan sederhana melakukan yang di kehendaki Allah mengingatkan kita kembali agar kita pun mau terbuka terhadap Firman Tuhan dan mau melaksanakan kehendak nya didalam kehidupan kita. Kita perlu lebih taat kepada Allah dari pada kepada tradisi dunia ini.

Kiranya Allah mencelikkan mata kita terhadap rencana Nya karena selama ini kita dibutakan oleh hal hal agama dan tradisi. Juga kira nya Allah memberikan kasih karunia Nya agar kita mempunyai ketaatan kepada Nya lebih dari hal hal didalam dunia agama.

Salam kasih

http://groups.yahoo.com/group/batuhidup/

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s